Tahun Kedua Kepemimpinan, Wabup Brebes Tekankan Pembuktian Program “Brebes Beres”
BREBES, – brdnusantaranews.com - Wakil Bupati Brebes menegaskan bahwa tahun kedua masa kepemimpinan daerah harus menjadi momentum pembuktian nyata bagi berbagai program pembangunan yang telah dijanjikan kepada masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan (Rakor POK) Tahun 2026 yang digelar di Aula Lantai 5 Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Brebes, Jumat (6/3/2026).
Di hadapan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan para camat, Wakil Bupati mengingatkan bahwa periode tahun kedua pemerintahan tidak lagi sekadar membangun fondasi, melainkan harus menghadirkan hasil yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Menurutnya, pada tahun pertama kepemimpinan pemerintah daerah lebih difokuskan pada penguatan dasar pembangunan melalui konsep “Brebes Bergerak”. Sementara pada tahun kedua ini, seluruh jajaran pemerintah dituntut menunjukkan implementasi nyata dari visi “Brebes Beres”.
“Sekarang saatnya membuktikan kerja nyata. Program yang sudah direncanakan harus benar-benar berdampak bagi masyarakat,” tegasnya dalam arahannya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga memaparkan capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Brebes sepanjang tahun 2025 di berbagai sektor strategis.
Pada sektor kesehatan, program Nakes Door to Door telah memberikan layanan kesehatan kepada 204.148 warga, termasuk 20.298 ibu hamil dan 113.759 balita. Selain itu, sebanyak 89.929 warga telah terlindungi melalui program jaminan kesehatan daerah (Jamkesda).
Di bidang pendidikan, pemerintah daerah melakukan renovasi terhadap 239 sekolah, memberikan Beasiswa Sukses kepada 480 mahasiswa, serta mengembalikan 628 anak untuk kembali bersekolah melalui program Gas Rolas atau Gerakan Ayo Sekolah 12 Tahun.
Sementara itu, pembangunan infrastruktur juga terus digencarkan. Sepanjang 2025, pemerintah daerah berhasil memperbaiki 287 ruas jalan dengan total panjang mencapai 117,77 kilometer, membangun dan memperbaiki 65 jembatan, memperbaiki drainase sepanjang 99,8 kilometer, serta merehabilitasi tanggul sungai sepanjang 53,73 kilometer.
Di sektor sosial dan pelayanan administrasi kependudukan, pemerintah daerah juga melaksanakan program bedah rumah bagi 1.375 rumah tidak layak huni (RTLH), memberikan insentif kepada 21.000 pegiat keagamaan, serta memberikan pelayanan administrasi kependudukan kepada 773.798 warga.
Berbagai capaian tersebut turut mengantarkan Kabupaten Brebes meraih sejumlah penghargaan tingkat nasional, di antaranya Kabupaten Layak Anak kategori Nindya, Innovative Government Award 2025, serta Satria Leader Award.
Meski demikian, Wakil Bupati mengingatkan bahwa pencapaian tersebut harus menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik lagi. Ia meminta seluruh perangkat daerah terus meningkatkan kinerja serta mempercepat realisasi program pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.
