Jembatan Kalibuntu Brebes Ambruk, Akses Warga Lumpuh dan Sejumlah Dukuh Terisolasi
BREBES, – brdnusantaranews.com - Ambruknya Jembatan Kalibuntu di Desa Cilibur, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jumat (3/4/2026) sore, langsung berdampak besar terhadap mobilitas warga. Akses utama penghubung antar dukuh terputus total, membuat sejumlah wilayah terisolasi.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.20 WIB itu menyebabkan jalur vital penghubung Dukuh Cilibur dan Dukuh Sumping tidak lagi dapat dilalui, baik kendaraan maupun pejalan kaki. Warga yang biasa melintas kini terpaksa mencari jalur alternatif dengan jarak tempuh lebih jauh.
Sejumlah dukuh yang terdampak antara lain Kumambang, Luwung, hingga Gunung Sumping, yang selama ini bergantung pada jembatan tersebut sebagai akses utama menuju pusat desa maupun wilayah lain.
Kepala Desa Cilibur, Nur Rohman SH, mengungkapkan bahwa kerusakan jembatan sebenarnya sudah lama dikhawatirkan warga. Kondisi pondasi yang terus tergerus aliran sungai akibat banjir berulang menjadi penyebab utama runtuhnya struktur.
“Selama ini sering terjadi banjir yang menggerus pondasi jembatan. Kondisinya sudah lama melemah hingga akhirnya ambruk,” ujarnya.
Menurutnya, Jembatan Kalibuntu merupakan jalur poros kabupaten yang memiliki peran vital dalam menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga distribusi hasil pertanian warga.
Pasca kejadian, warga berharap adanya penanganan cepat dari pemerintah daerah untuk membangun kembali jembatan tersebut. Selain sebagai akses utama, keberadaan jembatan juga dinilai sangat krusial untuk mencegah lumpuhnya aktivitas masyarakat dalam jangka panjang.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada akses darurat yang dapat digunakan warga untuk melintas di lokasi tersebut.
