Brebes Dinyatakan Sebagai Daerah dengan Kondisi Lingkungan Terkritik, Penasihat LMP: "Kota yang Perlu Perhatian Serius, Kumuh dan Sarang Nyamuk"
Brebes, – brdnusantaranews.com - Kondisi kebersihan dan pengelolaan lingkungan Kabupaten Brebes menjadi fokus perhatian publik setelah dinyatakan sebagai daerah dengan kondisi paling memprihatinkan di Jawa Tengah dalam hal kebersihan dan tata lingkungan.
Pada Senin (9/2/2026), H.M Silaban, Penasihat Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Brebes, menyampaikan keprihatinan atas peringkat pertama yang diraih Brebes dari 35 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah dalam kategori kondisi lingkungan yang kurang baik. Menurutnya, kondisi sanitasi dan tata ruang yang tidak terkelola dengan baik membuat daerah ini perlu mendapatkan perhatian serius, dengan deskripsi bahwa wilayah ini memiliki kawasan kumuh yang luas dan populasi nyamuk yang tinggi.
"Kondisi yang kita temukan menunjukkan bahwa banyak area di Brebes yang belum terkelola dengan baik, mulai dari kawasan kumuh hingga keberadaan nyamuk yang cukup banyak yang berpotensi mengganggu kesehatan dan kenyamanan warga," jelas perwakilan LMP.
Untuk menangani permasalahan ini, telah dilakukan upaya kolaboratif yang melibatkan berbagai pihak, antara lain TNI, Kepolisian, Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Brebes, perwakilan pedagang pasar, dan elemen pemuda.
Ahmad Sodiq, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Brebes, yang ditemui di Alun-Alun Brebes bersama pihak TNI dan Polres Brebes, menyatakan bahwa pihaknya telah menggerakkan setidaknya 15 personel untuk melakukan operasi pembersihan sampah. Selain itu, dua unit kendaraan angkut sampah telah digunakan untuk mengangkut hasil pembersihan dari sekitar alun-alun dan kawasan perumahan di Kecamatan Brebes.
"Dinas kami berkomitmen untuk melakukan langkah-langkah konkret agar kondisi lingkungan Brebes dapat segera membaik dan tidak lagi berada pada peringkat yang kurang menguntungkan," ujarnya.
Tags
Brebes Dinyatakan Sebagai Daerah dengan Kondisi Lingkungan Terkritik
Kumuh dan Sarang Nyamuk"
Penasihat LMP: "Kota yang Perlu Perhatian Serius