Halal Bihalal di Brebes Sisakan Cerita: Harapan dan Realita Peserta
BREBES – brdnusantaranews.com - Suasana hangat halal bihalal yang mempertemukan wartawan, LSM, dan aktivis di Perumahan Surya Residence, Pulosari, Kamis (2/4/2026), menyimpan cerita beragam dari para peserta yang hadir.
Acara yang dihadiri sejumlah tokoh penting daerah, seperti Bupati dan Wakil Bupati Brebes, Sekda, anggota DPRD, hingga sejumlah tokoh masyarakat, berlangsung meriah dengan rangkaian sambutan, tausiah, dan ramah tamah.
Namun di balik kemeriahan tersebut, sebagian peserta mengaku pulang dengan perasaan berbeda dari yang diharapkan.
Sejumlah wartawan dan aktivis yang datang dari berbagai wilayah di Brebes menyampaikan bahwa kehadiran mereka awalnya tidak hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga berharap adanya “buah tangan” sebagaimana yang kerap terjadi dalam kegiatan serupa.
“Ya, mungkin kali ini kita harus ikat pinggang. Tidak sesuai ekspektasi,” ujar salah satu wartawan dari wilayah selatan Brebes.
Hal senada disampaikan peserta lain yang datang dari wilayah Losari. Ia mengaku harus menyewa kendaraan untuk menghadiri acara tersebut.
“Kita tetap bersyukur, bisa makan, minum, dan dapat snack,” katanya.
Di sela acara, suasana santai sempat diwarnai obrolan ringan antar peserta. Beberapa di antaranya bahkan secara terbuka mengungkapkan keheranan karena tidak adanya pemberian tambahan seperti yang pernah mereka alami dalam kegiatan lain.
Dalam acara tersebut, tausiah disampaikan oleh Muhadi Setiabudi yang juga sempat menawarkan alternatif lokasi kegiatan serupa di masa mendatang, termasuk di kawasan Guci, Cirebon, hingga Pekalongan.
Sebagian peserta pun membandingkan pengalaman mereka dengan kegiatan sebelumnya yang digelar di Guci, Bumiayu, di mana peserta tidak hanya mendapatkan fasilitas menginap, tetapi juga uang saku.
Sementara itu, jalannya acara tetap berlangsung khidmat dan penuh keakraban. Sambutan dari Wakil Bupati Brebes menekankan pentingnya menjaga sinergi antara pemerintah daerah dengan insan media, LSM, dan aktivis dalam mendukung pembangunan.
Ketua panitia, Aris Hadha Assaad, bersama jajaran panitia lainnya memastikan kegiatan berjalan lancar hingga selesai. Meski demikian, dinamika yang muncul di kalangan peserta menjadi catatan tersendiri dari gelaran halal bihalal tahun ini.
Acara ini pada akhirnya tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga cerminan beragam harapan dan realitas yang dirasakan para pesertanya.
