Wagub Jateng Pastikan Percepatan Huntara untuk Korban Tanah Bergerak di Brebes
BREBES – brdnusantaranews.com - Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat penanganan bencana tanah bergerak di Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes.
Dalam kunjungannya ke lokasi terdampak di Dukuh Bojongsari pada Jumat (27/3/2026), Wagub memastikan pembangunan hunian sementara (huntara) menjadi prioritas utama bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.
“Penanganan bencana harus tuntas dan berkelanjutan, tidak hanya cepat tetapi juga aman untuk jangka panjang,” ujar Taj Yasin.
Data terbaru mencatat sebanyak 523 jiwa terdampak bencana tersebut. Dari jumlah itu, 148 kepala keluarga atau 413 jiwa masih mengungsi di sejumlah titik, termasuk pondok pesantren, sekolah, dan rumah kerabat.
Selain meninjau lokasi, Wagub juga menyapa para pengungsi dan memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama sejumlah pihak telah menyalurkan bantuan berupa 150 paket sembako, bantuan uang tunai Rp10 juta dari PMI, serta bantuan lainnya senilai jutaan rupiah.
Taj Yasin menekankan bahwa pembangunan huntara tidak boleh mengabaikan aspek lingkungan. Lokasi hunian akan dipilih secara cermat agar aman dari potensi pergerakan tanah lanjutan.
“Hunian sementara harus dibangun dengan mempertimbangkan kondisi tanah dan keselamatan warga,” tegasnya.
Kunjungan tersebut turut dihadiri jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Kabupaten Brebes, serta unsur terkait seperti BPBD, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan relawan.
Pemerintah berharap, percepatan pembangunan huntara dapat segera memberikan kepastian tempat tinggal bagi warga terdampak, sekaligus menjadi langkah awal menuju pemulihan pascabencana.
