Ngasa Jalawastu, Tradisi Leluhur yang Bertahan di Lereng Gunung Kumbang


Ngasa Jalawastu, Tradisi Leluhur yang Bertahan di Lereng Gunung Kumbang

BREBESbrdnusantaranews.com - Di lereng Gunung Kumbang, terdapat sebuah kampung adat bernama Kampung Jalawastu yang hingga kini tetap teguh menjaga tradisi leluhur. Salah satu warisan budaya yang masih lestari adalah Upacara Ngasa, ritual sedekah gunung sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil bumi.

Tradisi ini telah berlangsung sejak era Bupati Brebes IX, Raden Arya Candranegara, sekitar tahun 1880-an. Hingga kini, masyarakat Jalawastu masih mempertahankan nilai-nilai tersebut, termasuk penggunaan bahasa Sunda dalam kehidupan sehari-hari serta kebiasaan mengonsumsi nasi jagung hasil pertanian sendiri.

Upacara Ngasa bukan sekadar ritual tahunan, tetapi juga sarat makna filosofis. Dalam prosesi tersebut, warga makan bersama menggunakan alas daun pisang, tanpa lauk hewani. Tradisi ini mencerminkan ajaran leluhur tentang kesederhanaan hidup serta keharmonisan dengan alam.

Keunikan dan nilai budaya yang terkandung dalam Ngasa membuatnya ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Pengakuan ini menjadi upaya penting dalam menjaga eksistensi tradisi di tengah arus modernisasi.

Di tengah perubahan zaman yang kian cepat, masyarakat Jalawastu memilih untuk tetap berpegang pada akar budaya mereka. Pemerintah pun memiliki peran strategis, tidak untuk mengubah, melainkan memastikan tradisi tetap lestari serta keberlangsungan kampung adat tetap terjaga.

Kehadiran masyarakat dan berbagai pihak dalam perayaan Ngasa tahun ini menjadi bukti bahwa warisan budaya lokal masih memiliki tempat penting, sekaligus menjadi pengingat akan nilai-nilai kehidupan yang sederhana namun bermakna.

Post a Comment

Previous Post Next Post