SMPN 2 Bulakamba Butuh Tiga Ruang Kelas Baru, Daya Tampung Siswa Masih Terbatas

Kepala sekolah SMPN 2 Bulakamba kanan Edi Wuryanto MPd

SMPN 2 Bulakamba Butuh Tiga Ruang Kelas Baru, Daya Tampung Siswa Masih Terbatas

BREBESbrdnusantaranews.com - SMPN 2 Bulakamba, Kabupaten Brebes, masih membutuhkan tiga ruang kelas baru untuk meningkatkan daya tampung peserta didik. Kebutuhan tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMPN 2 Bulakamba, Edi Wuryanto, M.Pd., saat ditemui di sela aktivitasnya di sekolah, Selasa (7/7/2026).

Menurut Edi Wuryanto, lahan untuk pembangunan tiga ruang kelas baru telah tersedia. Bahkan lokasi tersebut sudah diukur dan didokumentasikan sebagai bagian dari persiapan usulan pembangunan.

Namun, usulan penambahan ruang kelas belum dapat diproses karena data pada sistem Dapodik belum sesuai waktu pembaruan yang dipersyaratkan. Ia menjelaskan, pembaruan data Dapodik dilakukan setelah Oktober 2025, sementara acuan yang digunakan pemerintah pusat adalah data yang telah diperbarui sebelum periode tersebut.

Akibat belum adanya tambahan ruang kelas, kapasitas penerimaan peserta didik baru tahun ajaran 2026 masih terbatas. SMPN 2 Bulakamba hanya mampu membuka 10 rombongan belajar dengan total sekitar 320 siswa, sedangkan jumlah pendaftar mencapai sekitar 500 calon peserta didik.

"Karena keterbatasan ruang belajar, kami belum bisa menampung seluruh calon siswa yang mendaftar," ujar Edi.

Ia menjelaskan, estimasi anggaran pembangunan satu ruang kelas baru berkisar antara Rp250 juta hingga Rp275 juta. Nilai tersebut hanya mencakup biaya konstruksi fisik bangunan dan belum termasuk perlengkapan kelas seperti meja, kursi, maupun papan tulis.

Edi berharap kebutuhan tiga ruang kelas baru dapat segera terealisasi agar daya tampung sekolah meningkat dan lebih banyak lulusan sekolah dasar di wilayah Bulakamba dapat diterima di SMPN 2 Bulakamba.

Di sekitar SMPN 2 Bulakamba juga terdapat sejumlah sekolah lain, di antaranya SMP Muhammadiyah di sebelah barat serta Madrasah Tsanawiyah di sebelah utara, yang turut menjadi pilihan masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tingkat SMP.

Post a Comment

Previous Post Next Post