Pedagang Kantin SMP di Brebes Keluhkan Penurunan Omzet Sejak Program MBG Berjalan

brdnusantaranews.com


Pedagang Kantin SMP di Brebes Keluhkan Penurunan Omzet Sejak Program MBG Berjalan

Brebesbrdnusantaranews.com - Seorang pedagang UMKM di lingkungan SMP Negeri 3 Songgom, Kabupaten Brebes, mengaku mengalami penurunan omzet sejak pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah tersebut.

Pedagang bernama Soleha menyampaikan hal itu kepada awak media pada Kamis (16/7/2026). Ia mengatakan telah berjualan di lingkungan sekolah selama bertahun-tahun dan merasakan perubahan pendapatan setelah program MBG diterapkan.

"Sebelum ada MBG, omzet penjualan saya bisa mencapai sekitar Rp750 ribu per hari. Sekarang rata-rata hanya sekitar Rp500 ribu," ujarnya.

Soleha berjualan di kantin belakang sekolah. Kesempatan tersebut diperoleh karena suaminya bekerja sebagai penjaga sekolah di SMP Negeri 3 Songgom. Meski demikian, ia tetap dikenai biaya sewa tempat berjualan sebesar Rp5.000 per hari.
Menurutnya, penurunan jumlah pembeli berdampak langsung pada pendapatan usahanya. Sebagai pelaku UMKM, ia berharap pemerintah dapat mempertimbangkan dampak program MBG terhadap pedagang kantin sekolah.

"Kalau bisa program MBG dihentikan agar omzet kami bisa kembali seperti dulu," katanya.
Pernyataan tersebut merupakan pandangan pribadi narasumber berdasarkan pengalamannya sebagai pedagang. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah maupun instansi terkait mengenai dampak program MBG terhadap aktivitas pedagang di lingkungan sekolah.

Post a Comment

Previous Post Next Post