Baru, Dilantik Jadi Pj Bupati Brebes, Iwanuddin Melantik Puluhan Pejabat Pemkab
Pj Bupati Brebes Iwanuddin Iskandar melantik puluhan pejabat di lingkungan Pemkab Brebes. (Foto: Istimewa)
BREBES - brdnusantara.online - Baru sepekan dilantik Pj Gubernur Jateng, Pj Bupati Brebes Iwanuddin Iskandar melantik puluhan pejabat administrator dan pejabat pengawas di lingkungan Pemkab Brebes, Jumat 22 Desember 2023.
Pelantikan 85 pejabat ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Brebes Nomor 821.2 / 1.679 Tahun 2023 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dalam Jabatan Administrator dan Jabatan Pengawas di Lingkungan Pemkab Brebes.
Diketahui, Pj Bupati Brebes Iwanuddin Iskandar dilantik Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana di Wisma Perdamaian Semarang pada Rabu, 13 Desember 2023.
Usai dilantik Iwanuddin Iskandar berjanji akan menjalankan tugas dan kewajiban sebagai penjabat bupati agar Brebes menjadi lebih baik.
Usai melantik jajarannya , Pj Iwanuddin menyampaikan beberapa arahan kepada para pejabat yang menduduki jabatan baru. Mereka diminta untuk menunjukkan kemampuan dan kapasitas saudara sebagai ASN sesuai tupoksinya masing-masing.
Menurut Iwan, pemerintah kini telah memasuki babak baru yakni transformasi birokrasi. Maka dari itu , pelantikan seorang pejabat dalam birokrasi haruslah sesuai kompetensi.
“Pejabat dalam birokrasi harus sesuai kompetensi, baik pendidikan maupun keahlian. Hal ini guna mewujudkan sumberdaya manusia yang tangguh,” kata Pj Iwanuddin Iskandar saat melantik para pejabat di lantai 5 KPT Brebes.
Pj Bupati melanjutkan, manusia tidak hanya sekedar menjadi aset penting bangsa. Untuk itulah dilakukan upaya mengelola aset tersebut.
Hal ini agar dapat lebih berdaya guna dan bermanfaat dalam durasi waktu yang panjang dalam pelaksanaan pemerintahan. Satu hal yang paling penting ditanamkan pada ASN yaitu kita adalah pelayan masyarakat.
“Kita bagian dari birokrasi, bagian dari pemerintah yang harus terus berjuang mewujudkan cita-cita pembangunan. Sistem meritokrasi harus didorong guna mewujudkan pemerintahan yang bersih. Sudah selayaknya kita menampilkan sosok sosok terbaik dan berintegritas,” ungkap dia.
Menurut Iwanuddin, implementasi sistem meritokrasi, tidak hanya sebuah upaya mengubah sistem administrasi. Meritrokasi menjadi langkah strategis dalam menciptakan pemerintahan yang bersih dari korupsi.
Iwan pun meminta mereka benar benar menunjukkan kompetensinya untuk menunjang dan menjamin efisiensi dan efektivitas pelaksanaan tugas.
“Oleh karena itu jaga betul amanah ini karena nantinya tidak hanya berdampak pada diri sendiri tetapi juga masyarakat yang menerima pelayanan,” pungkasnya.[Ad]





Comments
Post a Comment