78 Peserta Rekrutmen PPPK Brebes Dipastikan Gugur


BREBES- brdnusantara.online - Sebanyak 78 peserta Computer Asesment Test (CAT), dinyatakan gugur dalam rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Puluhan peserta tersebut, secara otomatis dinyatakan gugur karena tidak hadir dalam pelaksanaan tes yang telah digelar di dua kota, yakni Semarang dan Yogyakarta.

Perwakilan Panselda P3K Brebes sekaligus Kabid Mutasi BKPSDMD Darmawan Adinugroho, saat dikonfirmasi awak media menjelaskan, dari total 4.020 peserta CAT PPPK Kabupaten Brebes yang menjalani tes di dua titik lokasi, yakni, MG Setos Hotel Semarang dan Kanreg I BKN Yogyakarta dihadiri 3.942 peserta, sementara 78 peserta lainnya dinyatakan tidak lolos seleksi karena absen menjalani CAT.

“Untuk sementara, yang dinyatakan gugur seleksi P3K secara langsung baru 78 peserta dan 700 peserta lainnya akan menjalani CAT di Cirebon, pada Minggu (26/11/23) besok,” kata Adi, Jumat (24/11/23) siang.

Terkait nilai dan peringkat hasil CAT, ungkap Adi, secara keseluruhan masih menunggu berakhirnya proses CAT.

Terlebih, jadwal pelaksanaan CAT yang tersebar di 21 titik lokasi lainnya masih berjalan. Kemudian, tahap pengolahan nilai hasil seleksi baru berjalan pada awal Desember mendatang.

Setelah itu, baru pengumuman hasil seleksi berdasarkan peringkat nilai CAT pada pertengahan Desember mendatang.

“Jika pengumuman hasil seleksi CAT sudah keluar, tahap selanjutnya pengisian DRH NI P3K 16 Desember 2023 – 14 Januari 2024. Kemudian, usul penetapan NI P3K mulai 15 Januari – 13 Februari 2024,” jelas Adi.

Sebelumnya, Asisten III Setda Brebes Eko Supriyanto menegaskan, dalam rangkaian proses rekrutmen P3K Kabupaten Brebes semuanya dilaksanakan secara gratis.

Artinya, tidak ada biaya apapun yang dibebankan kepada peserta selain membeli materai, akomodasi dan transport selama mengikuti CAT.

“Sehingga, berulang kali kami selalu menyatakan jangan pernah tergiur. Khususnya pada oknum, yang mengiming-imingi bisa lolos seleksi P3K dengan imbalan uang karena itu jelas penipuan. Sebab, semua proses rekrutmen dilakukan secara terbuka dan tanpa biaya,” pungkasnya.***

Comments