Ini Tampang Begal Motor di Kersana dan Banjarharjo, Mengaku Bawa Sajam Untuk Takuti Korbannya

Kedua pelaku begal motor Wili Dozen dan Mohammad Irfan.

BREBES- brdnusantara.online -Tim Resmob Satreskrim Polres Brebes, pimpinan Aiptu Titok Ambar Pramono menangkap pelaku begal motor bermodus pencegatan ditempat sepi yang dialami para korbannya wanita yang menggunakan sepeda motor di wilayah Kecamatan Banjarharjo dam Kecamatan Kersana, pada Rabu (20/09/23) malam kemarin.

Kedua pelaku diketahui warga Kecamatan Ketanggungan bernama Wili Dozen (23) dan Muhammad Irfan (18), ditangkap saat berada didalam sebuah kamar kos-kosan di Kecamatan Ketanggungan.

Dua pelaku begal ini nampak hanya terpaku diam saat digelandang polisi ke ruang Unit 1 Satreskrim Polres Brebes dengan posisi kedua tangan diborgol.

Salah seorang pelaku Wili Dozen mengatakan bahwa sasaran korban begal adalah wanita yang mengendarai sepeda motor seorang diri ditengah jalan yang sepi.

“Makanya saya dan teman saya kalo beraksi sebelum Subuh, antara jam 3 dan jam 4 pagi. Biasanya, banyak ibu-ibu pergi ke pasar menggunakan sepeda motor,” kata Wili Dozen.

Tidak hanya itu, Wili mengungkapkan bahwa untuk mempermudah merampas sepeda motor, korban dicegat dan diancam dengan menggunakan sebilah golok supaya ketakutan dan mau menyerahkan sepeda motornya.

“Motor dari hasil merampas lalu saya jual ke penadah. Satu unit sepeda motor dijual Rp. 4 juta rupiah. Saya dapat kebagian Rp. 2 juta dan uangnya saya gunakan untuk membeli obat. Kebetulan saya menderita penyakit kuning,” ungkapnya.

Terpisah Kapolres Brebes AKBP Guntur Muhammad Tariq melalui Kasat Reskrim AKP I Dewa Gede Ditya Krisnanda mengatakan, dari hasil pemeriksaan pelaku mengaku telah melakukan aksinya sebanyak tiga kali di wilayah Kecamatan Banjarharjo dan Kecamatan Kersana.

“Para korbannya semua wanita yang tengah mengendarai sepeda motor seorang diri dijalan yang sepi,” jelas I Dewa Gede Ditya Krisnanda, Kamis (21/09/23) siang.

Kedua pelaku, ungkap I Dewa, telah melakukan aksinya di tiga tempat berbeda. Kejadian pertama di Kecamatan Banjarharjo, menimpa seorang pedagang sayuran bernama Desi (53) warga Desa Cigadung Kecamatan Banjarharjo yang hendak menuju pasar untuk berjualan sayuran menggunakan sepeda motor Honda Beat warna merah tahun 2023, pada tanggal 10 Agustus lalu sekitar pukul 03.00 WIB.

Kejadian kedua menimpa seorang ibu bernama Sarniti (58) warga Desa Kubangpari Kecamatan Kersana dan terakhir korbannya Rihana (31) tahun seorang pedagang ayam asal Desa Kemukten Kecamatan Kersana, pada Selasa (19/09/23) subuh, sekitar pukul 04.00 WIB.

“Sasaran sama, ibu-ibu yang menggunakan sepeda motor saat hendak menuju pasar. Korban Rihana akhirnya menyerahkan sepeda motornya Honda Beat tahun 2022 warna silver saat dicegat dan diancam dengan menggunakan sebilah golok,” jelas I Dewa.

Terkait aksi pencurian dengan kekerasan, polisi mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat mengendarai sepeda motor. Apalagi saat melintas di jalan raya yang sepi dan gelap.

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan kalau bisa jangan sendirian saat menggunakan sepeda motor,” kata I Dewa.

Dari hasil penangkapan kedua begal motor, jelas Kasat Reskrim, pihaknya telah mengamankan tiga unit sepeda motor dan dua buah senjata tajam berupa golok.

“Akibat perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 365 KUHP karena telah melakukan tindakan pidana pencurian dengan kekerasan, yang ancaman hukumannya 9 tahun penjara,” pungkasnya.***


Comments